Cara Menyetel Karburator yang Benar

Karburator adalah sebuah alat yang berfungsi untuk menyuplai bahan bakar kedalam silinder atau ruang pembakaran, bahan bakar yang di tiupkan oleh karburator sudah tercampur udara ketika sirkulasi bahan bakar dadlam karbu sebelum di tiupkan kedalam ruang pembakaran. Oleh karena itu suplai udara terhaddap bahan bakar pada karburator sangat mempengaruhi hasil pembakaran, apabila udara kurang atau terlalu banyak maka akan mengganggu proses penciptaan daya ledak pada ruang pembakaran, oleh karena itu dalam mengatur suplai udara pada karbu harus tepat sesuai kebutuhan pada ruang pembakaran.

20110504bedah_1

Hal yang perlu di ketahui untuk sirkulasi spuyer udara dalam karburator diantaranya ada tiga arah aliran udara yaitu :

  1. Aliran turun (downdraft), udara masuk dari bagian atas karburator lalu keluar melalui bagian bawah karburator.
  2. Aliran datar (sidedraft), udara masuk dari sisi samping dan mengalir dengan arah mendatar lalu keluar lewat sisi sebelahnya.
  3. Aliran naik (updraft), kebalikan dari aliran turun, udara masuk dari bawah lalu keluar melalui bagian atas.

 

Hal yang perlu diketahui pada prinsip kerja karburator yaitu semakin cepat udara bergerak maka semakin kecil tekanan statis dan semakin tinggi tekanan dinamis. Sehingga fungsi ulir gas yaitu untuk mengendalikan besarnya aliran bahan bakar yang masuk kedalam ruang pembakaran, ulir gas hanyalah mengendalikan katup didalam karburator untuk menentukan besarnya aliran udara yang dapat masuk kedalam ruang pembakaran, dan udara yang bergerak dalam karburator inilah yang memiliki tekanan untuk menarik bahan bakar masuk kedalam ruang pembakaran.

Untuk mengatur suplai udara pada spuyer karburator yang baik yaitu :

  1. Nyalakan mesin, dan perhatikan suara mesin dengan baik.
  2. Putar setelan stasioner sampai keputaran tertinggi, sampai kondisi mesin bergetar.
  3. Putar setelan angin karburator keputaran tutup, biasanya putaran mengarah ke kanan sampai terasa hampir tiak ada suplai angina pada karbu. (biasanya mesin terus mati)
  4. Setelah itu putar kembali setelan angin ke arah buka atau kiri sampai mendapatkan suplai udara yang pas, ini bisa kita rasakan pada suara mesin.
  5. Kemudian turunkan putaran stationer ke putaran mesin yang anda inginkan, sesuai selera. (ini akan mempengaruhi tarikan laju kendaraan)
Iklan

Komentar Gratis Bos !! Tinggalkan Link Boleh Asal Jangan Berantem !!

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s