Perbedaan CDI AC dan DC serta Kelebihan dan kekuranganya

Dari sekian banyak sepeda motor yang lalu lalang disekitar kita ada yang menggunakan sistem pengapian AC dan ada juga yang mengguna
kan sistem pengapian DC.Mari kita cari tahu apa kelemahan dan kelebihan CDI AC dan DC.

GY6 CDI's
perbandingan rangkaian CDI AC dan CDI DC

Apakah ente tahu AC dan DC?Sebelum kita mengarah ke topik utama patut kita tahu tentang dasarnya dulu.Seperti Arus AC dan DC ini,jika yang sudah mengetahuinya langsung melompat ke paragraf selanjutnya saja.

1.AC(Alternating Current)

Spull Atau bisa disebut arus bolak-balik dimana arus yang dikeluarkan tidak tetap /berubah-ubah besar dan arahnya.Seperti contoh kelistrikan rumah
2.DC(Direct Current)
Atau bisa disebut arus searah dimana arus yang dikeluarkan tetap dan tidak berubah-ubah biasanya arus ini sering diapliasikan untuk pengisian dan penyimpnan daya seperti Baterai dan AKI
Jadi sekarang dasar dari arus AC dan DC sudah tahu kan?sekarang mari kita berpindah ketopik CDI AC dan DC.Pada dasarnya semua komponen otak pengapian tiu sama yaitu mampu mengalirkan listrik ke koil agar mampu membakar campuran bahan bakar dan udara secara efisien.

Walaupun sekarang banyak pengembangan tentang CDI tapi semua pengembangan pasti ada kelemahan dan kelebihanya seperti:

A.CDI AC (CDI arus bolak-balik)

=>Kelebihan
-Menggunakan arus yang berasal langsung dari spull CDI.
-Terdapat spull CDI sendiri untuk mengalirkanya ke CDI.
-Komponen tak berhubungan dengan sistem pengisian.
-Kemungkinan rusak dalam jangka lama.
-Harganya pun lebih murah.
Jenis motor yang menggunakan CDI AC yaitu Honda Grand,Supra,Atrea 800,Legenda,Supra Fit,NSR-SP,Yamaha Alfa,Force 1,RX-S,RX-K,RX-Z,Crypton,Suzuki Tornado GS,GX,Bravo,Crystal,RG-R.Kawasaki Kaze.
=>Kelemahan
-Arus yang tidak tetap atau berubah-ubah membuat mesin bekeja lebih keras.
-Arus yang keluar tergantung putaran mesin jika putaran mesn rendah pengapianya pun kecil.
-Sering sekali kawat elmail di spull terbakar karena panas yang berlebihan.
-Menggunakan kawat elmail kecil yang riskan terbakar berbeda dengan CDI DC
B.CDI DC(CDI arus searah)
=>Kelebihan
-Menggunakan arus searah yang berasal dari aki.
-Arus yang keluar diputaran rendah tetap maksimal.
-Spull jarang mati karena kawat elmail yang lebih besar dari spull cdi walaupun sama kualitasnya.Tapi hambatanya lebih kecil.
Jenis motor yang menggunakan CDI DC yaitu Honda Kirana,Sonic 125,Karisma,Supra 125,Megapro,Gl-Pro Neo tech,Beat,Spacy,CBR,Suzuki Shogun 110,Shogun 125,Smash,Satria F,Titan,Skywave,Skydrive,Raider,Yamaha Vega,Jupiter Z,Vega ZR,Jupiter ZR,Byson,Scorpio Z,Mio,Mio soul,Kawasaki Blitz,Edge,Athlete,Ninja dll

=>Kelemahan
-Walaupun arus yang dikeluarkan tetap tapi CDI DC sangat sensitif terhadap konsleting karena berhubungan dengan aki juga.
-Jika AKI sudah mulai rusak dan tak mampu mengalirkan arus yang lebih dari 11-12 volt berpengaruh terhadap kinerja CDI.
-Jika aki rusak kemungkinan terbesar CDI pun akan rusak.
-Walau banyak orang yang beranggapan motor dengan pengapian DC bisa hidup tanpa AKI karena masih ada Regulator maka salah besar.CDI DC membutuhkan arus full DC dari aki sedangkan Arus yang keluar dari regulator untuk pengisian tak seatus persen DC.
-Rata-rata CDI DC dibanderol dengan harga mahal walau itu merk biasa.

Semoga menambaha wawasan Agan semua

baca juga gan !!


Semoga berguna !!

Iklan

13 thoughts on “Perbedaan CDI AC dan DC serta Kelebihan dan kekuranganya

  1. Mas motor saya skywave klo di engkol pengapian nya ada mas
    Tapi klo di starter pengapuan nya sedikit pun yang keluar dari busi pun gak ada.
    Mohon info nya mas

    Suka

  2. mas motor saya gl max neotech dan saya upgrade kelistrikannyan.koil punya primus kbel bodi primus kiprok primus trus yg jadi masalah adalh spul saya kan ac cara ngerubah menjadi dc gi mana mas? kalau bisa kirim vidio juga mas.mohon di bales🙏

    Suka

  3. Ane punya tigi nih bro
    Rencana mau coba cdi dc punya sogun kebo
    Kira kira ada pebedaan nggak di putaran mesin dari atas sampai bawah
    Soalnya tigi ane pakai cdi standart mentok di 9000 rpm
    Saat putaran bawah sok blebledukan apa evek api yang kurang besar saat putaran bawah

    Suka

    1. kalau masalah rpm tertahan itu bukan karena masalah jenis CDI AC maupun DC melainkan karena tiap” CDI diberi limiter, kalau mau lebih tinggi rpmnya bisa dicopot limiternya.

      lalu masalah pengapian putaran bawah tergantung apa dulu jenis CDI motor sampean, kalau CDI AC jelas karena CDI AC arus kurang stabil di putaran bawah kalau CDI DC kemungkinan gak akan terjafi.karena suplay listrik.dari accu dan akan selalu stabil.di RPM atas maupun bawah

      Suka

  4. Motor saya Scorpio Z (facelift) thn 2014, dari keterangan diatas, motor saya masuk dalam kategori pengapian CDI DC, tetapi ketika saya ingin mengganti CDI saya dgn CDI Racing, sama org bengkel disaranin CDI AC katanya mengikuti sistem pengapian scorpio AC. Setau saya semua motor sejak tahun 2010 semua motor sdh menggunakan CDI DC. Apakah ada ciri khusus pengapian AC?

    Suka

    1. Mengena ciri khusus yang mencolok adalah pada saat putaran rpm bawah, dimana suplay listrik CDI AC berasal dari spull, dikarenakan saat putaran bawah suplay listrik kecil maka pengapian pada putaran bawah kurang maksimal, beda kalau CDI DC dimana suplay listrik berasal dari accu dan selalu stabil di posisi rpm berapapun, maka saat posisi rpm bawah pengapian tetap baik (tidak ada penurunan)

      Suka

Komentar Gratis Bos !! Tinggalkan Link Boleh Asal Jangan Berantem !!

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s