Pengalaman 3 Tahun Bersama Vixion, Apasih yang Dirasakan ?

hallo gans..

tak terasa 3 tahun telah berlalu ane jalani sebagian besar perjalanan Berkendara ini bersama si old vixion ane, ya memang bukan waktu yang lama tapi sudah banyak pengalaman yang ane lalui bersama si doi, angka odometer telah menunjukan 33.000 KM, ane dulu beli dengan harga OTR Madiun Per maret 2013 seharga Rp  21.900.000.

saat itu New vixion Lightning a.k.a NVL  baru muncul dan entah kenapa ane lebih tertarik ke yang model lama ini. oke selanjutnya akan ane bahas dari berbagai sudut pandang ane, Tulisan ini mungkin agak panjang jadi siapkan kopi dulu bro sis sekalian biar gak ngantuk dan fokus bacanya 😁.
Desain yang tidak terlalu modern namun tidak pernah basi

oke, untuk yamaha emang ane akui untuk urusan desain emang joss, desain dari old vixion ini memang tidak begitu modern seperti motor motor jaman sekarang namun tidak pernah basi termakan zaman, buktinya desain old vixion dari tahun 2007 sampai ane beli di tahun 2013 masih diminati masyarakat, bahkan saingannya megapro sudah mati duluan/ tidak produksi lagi tapi vixion masih diminati, ane juga pernah tanya salah satu dealer motor second di daerah ane katanya masyarakat juga lebih banyak mencari vixion yang model lama daripada yang baru (NVL )

Performa Mesin Handal

karena disaat peluncuran pertama vixion ini dimana sistem fuel injection belum umum di kalangan sepeda motor di kelasnya, vixion ini sudah pakai sistem fuel injection, hal ini memberikan manfaat berupa performa dan tenaga yang dihasilkan lebih baik serta lebih irit bahan bakar dan ditambah lagi menggunakan mesin SOHC, ciri khas mesin SOHC ini adalah tenaga yang ngisi di bawah sehingga sangat nyaman dipakai sehari hari dimana tenaga yang selalu tersedia sejak awal gas ditarik sangat dibutuhkan disini, walaupun tenaga pada putaran atas sedikit loyo namun tidak begitu masalah, top speed yang pernah ane raih dulu di angka 120km/jam ketika masih standardnya.

Ergonomi yang cenderung Sporty namun masih nyaman

secara ergonomi vixion memang lebih sporty daripada kompetitor seperti megapro dimana posisi stang yang agak jauh dari badan sehingga agak bungkuk kalo dinaiki, jok yang agak tinggi serta posisi footstep yang agak dimundurkan sehingga kesannya motor harian yang sporty, namun yamaha menempatkan posisi jok,stang dan footstep yang pas jadi tidak akan membuat terlalu pegal saat dinaiki lama lama. untuk menambah kenyamanan lagi ane tambahkan raiser stang supaya lebih tegak dan tentunya lebih nyaman lagi kalau dipakai.

handling yang lincah dan nurut

old vixion ini emang lincah kalau dibuat jalan di perkotaan, dimensi lebar motor yang lumayan kecil, bobot yang ringan serta sasis deltabox memang jos soal kelincahan motor, serta nurut kalau diajak nikung ( nikung di jalan pegunungan atau jalan belok belok misalnya bukan nikung teman sendiri ya 😂) nurut disini maksutnya saat kita berbelok sambil rebahan di kecepatan tinggi tidak ada kesan understeer/susah dikendalikan namun agak sedikit goyang pada ban belakang saat fast corner di kecepatan kurang lebih 100 km/jam

irit bahan bakar

vixion ane akui memang irit kalau urusan bahan bakar, hasil test terakhir dengan merode full to full didapat hasil konsumi dalam kota sekitar 38km/l, luar kota bisa sekitar 43km/l hampir 45km/l. sedikit lebih irit dibanding NMP, Menang vs megapro160, jauh dibanding tiger, menang tipis vs Jupiter MX, berimbang dengan vario. ya hasil ini tentunya tidak akurat 100% karena tipikal berkendara tiap orang berbeda beda.

Namun dari sekian kelebihan diatas bukan berarti gak ada kekurangannya lo gan, kekurangannya seperti :

kapasitas accu yang kecil

accu memang memegang kendali penting bagi motor yang sudah pakai sistem fuel  injection, namun yamaha membekali vixion ini dengan kapasitas accu yang kecil yaitu hanya 3 Ah bandingkan dengan satria F yanh kapasitasnya 7 Ah, ditambah old vixion sudah menganut sistem DC untuk kelistrikan lampu lampunya dimana suplay listrik diambil langsung dari accu, ini menyulitkan kalau mau modif modif kelistrikan tambahan, pengalaman pernah ganti accu sebanyak 2x selama 3 tahun ini karena ane pasang klakson denso avanza 2 biji daya 120 Watt.

Gampang Knocking / Ngelitik

ini wajar karena kompresi ruang bakar vixion ini tergolong tinggi yaitu 1:10.4 dan pakai bbm oktan rendah jadi bbm akan terbakar dulu dalam proses kompresi sebelum dibakar oleh percikan busi, apalagi kalau pakai bbm seperti premium 88, kompresi yang tinggi memang seharusnya pakai bbm oktan tinggi seperti pertamax 92 namun dikarenakan harga pertamax cukup mahal maka pakai pertalite 90 ane rasa cukup, ane selalu pakai pertalite dan alhamdulilah gejala knocking lumayan teratasi.

ukuran ban dan velg kurang lebar/Terlalu cungkring

ban dan velg dari old vixion ini menurut ane terlalu kecil dan cungkring dibandingkan dengan generasi terbarunya ( NVL dan NVA ), ban kecil memang kurang srek kalau dibuat rebahan saat belok, ban old vixion ukurannya hanya 80/90  untuk depan dan 90/80 untuk belakang. ban tersebut pada zamannya memang biasa saja namun seiring waktu motor 150cc sudah mengaplikasikan ban lebar contoh NVL yang pakai ban depan 90/80 dan belakang 120/80, namun ane juga mengupgrade ban old vixion ane ke yang lebar ukuran depan 90/80 dan belakang 120/70, motor juga lumayan stabil dan anteng saat di kecepatan tinggi.

itulah tadi ulasan old vixion versi ane, tak lupa ane juga sering melakukan perawatan rutin seperti :

  • ganti oli setiap 2000 km dan servis setiap 4000 Km (untuk oli ane pakai yang disarankan yamaha yaitu yamalube super sport )
  • ganti busi setiap 15.000 km ( busi juga pakai ori yamaha )
  • tidak modif yang aneh aneh yang penting fungsional ( terutama untuk mesin sebaiknya jangan deh kalau gak tau pasti, ane cukup naikkan CO +5 dan ganti knalpot tiger revo.

oh ya kalau mau tau modif apa aja di vixion ane bisa di cek di post berikut :

Modif Old Vixion Versi Gangsar97

oke itulah beberapa ulasan ane mengenai old vixion peliharaan ane,kedepannya ane akan selalu berusaha yang terbaik dalam hal pemakaian dan perawatan karena ane percaya “Kondisi motor sampean mencerminkan siapa diri sampean”hehe.

baca juga gan !!


Semoga berguna !!

Iklan

3 thoughts on “Pengalaman 3 Tahun Bersama Vixion, Apasih yang Dirasakan ?

  1. -ane jg mo sedikit sharing nih , sejak dari awal emang vixi enakan pake pertamax bro ketimbang pake ron dibawah pertamax.
    -low masalah oli sih menurut ane tergantung selera , vixi ane lebih enakkan pake shell advance AX7 (menurut ane :D)
    -masalah komstir ane baru sekali ganti , itu pun yg no.2 , ane lupa mereknya apa sampe skrg masih OK
    untuk busi ane pake yg iridium , sayang dong uda pake pertamax + tpi busi masih standar

    Suka

Komentar Gratis Bos !! Tinggalkan Link Boleh Asal Jangan Berantem !!

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s